Selasa, 16 Maret 2010

GLOBALISASI

GLOBALISASI


Globalisasi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkutinformasi secara mendunia melalui media cetak dan elektronik.

Khususnya, globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan di bidang komunikasi dunia.

Ada pula yang mendefinisikan globalisasi sebagai hilangnya batas ruang dan waktu akibat kemajuan teknologi informasi. Globalisasi terjadi karena faktor-faktor nilai budaya luar, seperti:

a. selalu meningkatkan pengetahuan; f. etos kerja;

b. patuh hukum; g. kemampuan memprediksi;

c. kemandirian; h. efisiensi dan produktivitas;

d. keterbukaan; i. keberanian bersaing; dan

e. rasionalisasi; j. manajemen resiko.

Globalisasi terjadi melalui berbagai saluran, di antaranya:

a. lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan;

b. lembaga keagamaan;

c. indutri internasional dan lembaga perdagangan;

d. wisata mancanegara;

e. saluran komunikasi dan telekomunikasi internasional;

f. lembaga internasional yang mengatur peraturan internasional; dan

g. lembaga kenegaraan seperti hubungan diplomatik dan konsuler.

Globalisasi berpengaruh pada hampir semua aspek kehidupan masyarakat. Ada masyarakat yang dapat menerima adanya globalisasi, seperti generasi muda, penduduk dengan status sosial yang tinggi, dan masyarakat kota. Namun, ada pula masyarakat yang sulit menerima atau bahkan menolak globalisasi seperti masyarakat di daerah terpencil, generasi tua yang kehidupannya stagnan, dan masyarakat yang belum siap baik fisik maupun mental.

Unsur globalisasi yang sukar diterima masyarakat adalah sebagai berikut.

a. Teknologi yang rumit dan mahal.

b. Unsur budaya luar yang bersifat ideologi dan religi.

c. Unsur budaya yang sukar disesuaikan dengan kondisi masyarakat.

Unsur globalisasi yang mudah diterima masyarakat adalah sebagai berikut.

a. Unsur yang mudah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat.

b. Teknologi tepat guna, teknologi yang langsung dapat diterima oleh masyarakat.

c. Pendidikan formal di sekolah.

Modernisasi dan globalisasi membawa dampak positif ataupun negatif terhadap perubahanSosial dan budaya suatu masyarakat.


Strategi Menghadapi Globalisasi

dilihat dari Tujuan Globalisasi

Pada hakikatnya, setiap orang atau kelompok orang ingin mempengaruhi orang atau kelompok lainnya.

Pada kenyataannya, Globalisasi merupakan bentuk baru imperialisme dengan bersenjatakan standardisasi international

Bentuk Globalisasi

Standardisasi International

Semakin menipisnya batas teritorial negara berakibat semakin tereduksinya kekuatan sebuah pemerintahan dalam membatasi warganya, terutama dalam lifestyle dan budaya yang berubah-ubah dengan cepat

Perdagangan bebas, termasuk ‘komoditi’ Pendidikan

Dampak Globalisasi

Skala Makro : Negara-negara dunia ke tiga sebagai pasar produk industri dan budaya negara maju, yang mengakibatkan semakin lebarnya jurang perbedaan antara negara maju dan negara ke tiga.

Skala Mikro : seperti kasus Hero Supermarket dan industri botol di Illionis.

Strategi Menghadapi Globalisasi

Batu landasan Globalisasi adalah Perubahan yang berakselerasi

Tugas kita : mencermati fenomena-fenomena perubahan yang terjadi, mengambil kesimpulan esensi dari fenomena-fenomena tersebut, merancang langkah strategis sebagai antisipasi dan mengajak anak buah kita melakukan hal tersebut.

Perubahan Makro

Perubahan Alami : Life cycle

Perubahan akibat Transformasi :

kekuatan perubahan politik dan sosial

kekuatan pengaruh t eknologi komunikasi, dunia rekreasi, dan dunia seni menyatu . Misalnya, institusi pendidikan harus menjadi pusat informasi ter- up to date, tempat belajar yang rekreatif dan tempat memperoleh pengalaman-pengalaman baru yang menyenangkan

perubahan di bidang ekonomi

Manifestasi Transformasi

P erubahan yang bersifat lambat dan berangsur-angsur ,jika tidak diantisipasi bisa mematikan. Contoh: industri botol di Illionis

P erubahan yang merupakan loncatan dahsyat . Misalnya munculnya Super market menggilas pasar tradisional

P erubahan bersifat intermitent atau sesekali . Misal: Ketakpuasan terhadap pendidikan kita.

P erubahan yang dikenal dengan nama chaos . Misalnya: peristiwa menjelang kejatuhan Suharto. Ini akibat kumulasi nilai-nilai yang tidak sesuai.

Perubahan Mikro

Perubahan yang terjadi di internal sebuah organisasi atau institusi sebagai langkah strategis untuk menghadapi perubahan makro .

jadi pada hakekatnya globalisasi itu pastilah akan dialaamioleh suatu kelompok, dan akan memberikan pengaruh baik itu yang baik ataupun pengaruh yang buruk, mka kita harus benar-benar bias untuk menghadapi apa itu yang namaya demokrasi dengan ras berani dan tentunys dengan bekal ilmu pengetahuan yang cukup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar